Categories
Efek Covid bagi pariwisata

Kemenparekraf Siapkan Program Chs Menyambut New Normal Di Sektor Pariwisata, Apakah Itu?

Selain itu Sapta menambahkan bahwa para pelaku industri pariwisata perlu menjalankan pemeriksaan kesehatan dan sertifikasi kesehatan bagi para pekerja di sektor pariwisata. Sementara itu, dalam kehidupan sehari-hari terjadi pergeseran kebiasaan yang signifikan. Silahturahmi sudah mulai dilakukan secara on-line, demikian juga proses belajar mengajar. Di sisi lain tiba-tiba kita semua, dari anak-anak pra sekolah sampai orang tua, dari masyarakat kota sampai pelosok desa, tergopoh-gopoh belajar menggunakan aplikasi video convention agar bisa belajar dan bekerja dari rumah.

Demikian disampaikan oleh Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati saat memimpin rapat Persiapan Protokol Era Baru di Bidang Pariwisata bertempat di Ruang Rapat Praja Sanha, Kantor Gubernur Bali, Denpasar, Senin (29/6). DTW taman safari tentu akan menggenjot promosi ke pasar lokal, domestik dan pasar internasional. “Kami memberikan tarif masuk diskon spesial 30 persen untuk pengunjung taman safari di awal era new regular Tembak Ikan Terpercaya ini,” tambahnya. Hal itu dilakukan agar masyarakat tetap dapat produktif namun tetap aman dari penularan Covid-19,” tandas Menhub. BALI – Aksi unik dilakukan jajaran Polres Badung, Bali, saat mensosialisasikan protokol kesehatan dalam menyongsong period new regular. Keinginan pemerintah untuk melakukan pelonggaran, dalam bentuk penerapan new regular memunculkan dilema publik.

Ketika pengelola memutuskan untuk mulai mementaskan kembali musisi pun, tampaknya mereka akan memulai dengan set akustik alih-alih full-band. Baiknya, dalam protokol ini tertulis pula bahwa kegiatan kebudayaan dan ekonomi kreatif hanya dapat diselenggarakan setelah mendapat persetujuan dari Kepala Daerah. Dengan demikian, setiap daerah perlu mempertimbangkan terlebih dahulu kesanggupan mereka dalam menyelenggarakan kegiatan publik. Selain itu, Surat Keputusan Bersama ini juga mengamanatkan bahwa tiap kelompok sasaran (pengelola ruang seni, pertunjukan seni, atau produksi audio-visual) perlu membuat protokol turunan yang spesifik untuk ranah masing-masing.

DENPASAR, BALIPOST.com – Wali Kota Denpasar, IB Rai Dharmawijaya Mantra menegaskan Kota Denpasar dari segi aturan persyaratan belum saatnya memasuki new regular. Namun, ia menilai warganya sudah beradaptasi dan menjalankan protokol kesehatan new normal. Pemprov Bali kini mempersilakan masyarakat memulai aktivitas di luar rumah untuk meningkatkan produktivitas. Pandangan khawatir hadir dari I Gede Sulastrawan Kader PC KMHDI Denpasar, terutama mengenai anggapan bahwa New normal akan mampu menggeliatkan ekonomi khususnya pariwisata. Setiap negara sedang berusaha membatasi gerak warganya, otomatis pintu keluar masuk negara pun diperketat.

Setelah itu, masuk ke tahap sosialisasi SOP dan protokol kesehatan bagi pariwisata di Bali. Dalam penerapannya, Wishnutama menyarankan agar aturan ini dilakukan secara bertahap di daerah-daerah yang berpotensi memiliki pariwisata terbaik. Sosialisasi ini tidak hanya dikhususkan untuk pelaku pariwisata, tetapi juga untuk seluruh masyarakat di Bali.

Bali menjalankan New Normal

Sederhananya, memperbaiki sebuah kondisi seperti sekarang ini acapkali tak semudah membalikan tangan, karena hal ini seolah mengawali segala sesuatunya dari nol. Namun, perubahan ini ditambah dengan menerapkan protokol kesehatan guna mencegah terjadinya penularan Covid-19. Sebuah pemandian air panas alami dengan konsep water park di tepi Danau Batur, Kintamani, Bangli. Tempat wisata ini telah tutup sejak Maret lalu, namun pada 15 Juni 2020 memutuskan untuk trial open dengan penerapan berbagai protokol kesehatan.

Untuk menjangkau kelompok seniman dan budayawan, Pemkot Malang bekerja sama dengan Dewan Kesenian Malang, yang melakukan pendataan langsung dengan mendatangi kediaman para seniman. Yuyun Sulastri, anggota Koalisi Seni dan Dewan Kesenian Malang yang turut melakukan proses pendataan ini, mengabarkan bahwa bantuan sudah dicairkan selama dua kali dan tengah menunggu termin pencairan ketiga—dan terakhir—untuk bulan Juli. Selain menerapkan sistem kuota, untuk membatasi jumlah kunjungan wisatawan, pihak pengelola dapat menetapkan jam layanan/buka-tutup objek wisata sesuai dengan kebijakan pemerintah daerah setempat atau sesuai kesepakatan dari pihak manajemen/pengelola objek wisata. Saat ingin membuka objek wisata, hal yang harus dipastikan juga adalah penyediaan lebih banyak sarana cuci tangan yang dialiri air bersih untuk wisatawan. Lengkapi juga dengan sabun cuci tangan beserta poster edukasi cara mencuci tangan yang baik dan benar.