Categories
Bisnis Online

Eight Langkah Untuk Melakukan Pencegahan Dbd Dengan Mudah

Tidak jarang juga, orangtua justru bingung menentukan cara mengatasi anak hiperaktif yang paling efektif. Nah, bagi kalian yang merasa tidak betah saat jadi santri di pondok pesantren, ataupun kalian yang lagi jauh dengan rumah dan sama orang tua. Tata meja belajar dengan rapi dan sediakan kebutuhannya di dalam satu wadah untuk memudahkan Si Kecil ketika mencari barang. Jangan lupa untuk tambah beberapa lukisan lucu dan buku dongeng. Dengan dekorasi yang unik, Si Kecil bisa lebih betah menghabiskan banyak waktu untuk belajar maupun bermain di dalam ruang belajar. Agar Si Kecil betah berada di ruang belajar, Moms perlu menambahkan dekorasi unik sehingga dapat menarik perhatiannya.

Melalui kampanye #Dirumahaja, Astrid berpendapat, hal ini menjadi kesempatan bagus bagi orang tua untuk melakukan kegiatan bersama anak di rumah. Astrid Gonzaga Dionisio, Child Protection Specialist dari Unicef Indonesia, membagikan sejumlah kiat yang bisa dicoba untuk diaplikasikan para orang tua kepada anak-anak yang harus belajar di rumah. Kasus-kasus marak demikian bisa dicegah melalui peran orang tua untuk mengajari juga tentang tanggung jawab seorang anak kepada dirinya sendiri, orang tua, serta masyarakat di sekitar. Beragam informasi mengenai pentingnya lingkungan dengan kondisi bersih serta sehat dapat diketahui melalui media cetak dan online. Aktivitas orang tua yang harus bekerja dari rumah bisa digabungkan dengan belajar bersama anak. Anak akan merasa lebih adil dan terpacu untuk belajar ketika orang tua juga ikut bekerja bersama.

Rasanya memang susah menjaga penampilan ketika Bunda disibukkan dengan begitu banyak hal yang membuat waktu mengurus diri bahkan tak ada lagi. Psikolog Personal Growth, Gracia Ivonika menyarankan agar orang tua selalu aktif berkonsultasi dengan guru di sekolah. [newline]Tanyakan pada guru mengenai materi yang harus dipelajari anak, metode pembelajaran, serta tugas yang harus dikerjakan. Beri tahu pula perkembangan anak selama belajar di rumah agar guru dapat mengantisipasi langkah pembelajaran selanjutnya. Belajar jarak jauh di rumah berarti orang tua memiliki peran penting untuk memantau kegiatan belajar anak selama sekolah diliburkan.

Jika tidak bisa menerapkan sistem belajar jarak jauh, anak bisa tertinggal dibandingkan siswa lainnya saat sekolah mulai kembali dilakukan dengan regular. Belum lagi, beberapa siswa seperti siswa kelas 12, kelas 9, dan kelas 6 juga akan menghadapi ujian nasional dan ujian sekolah. Penting bagi orangtua untuk mengajarkan anak bercerita, membaca, bernyanyi , mendengarkan musik serta bermain bersama untuk perkembangannya daripada menonton TV.

Orangtua harus mencoba mendiskusikan apa yang anak-anak senangi. Walau di rumah saja, kita tetap bisa membantu anak mengembangkan hobinya, misalnya dengan mengikuti kursus daring. Misalnya, dengan membuat suatu sudut berisi koleksi boneka atau mengizinkan hewan peliharaan masuk dan tidur bersama anak di kamar. Alasannya, karena anak dan remaja kerap “tertular” rasa stres yang dialami orang tuanya. Karena itu, semakin tenang sikap orangtua, anak pun akan semakin terhindar dari stres.

Mendidik anak untuk mengenal etika dalam mengungkapkan pendapat dan berkomentar soal SARA di media sosial. Karenanya perlu diperhatikan juga bahwa walaupun medsos berada di dunia maya, akan tetapi harus tetap memperhatikan etika dan adab yang Islami dalam berkomunikasi secara tulisan. Adab-adab pergaulan dalam dalam dunia maya pun harus jelas mencirikan Judi Slot Online sebagai seorang muslim yang beradab. Jangan sampai ketika di dunia maya maka adab yang selama ini dijunjung tinggi dikesampingkan. Selain itu, orang tua juga perlu memberi perhatian khusus terhadap aktivitas anaknya di dunia maya. Sebab, jika kita mengamati perkembangan saat ini, pergerakan paham radikal telah merambah di dunia maya.

Beberapa usaha agar anak betah dirumah

Di zaman fashionable ini, tak jarang sebuah keluarga seperti hidup sendiri meski tinggal dalam satu rumah. Beberapa anak mungkin tidak bisa menoleransi penggunaan masker. Entah karena masalah kesehatan atau pernapasan, dan itu adalah keadaan yang orang tua harus benar-benar diskusikan dengan dokter dan guru anak di sekolah. Ketika siswa mengalami kesulitan belajar, mereka butuh bantuan dari yang lebih paham. Jika bantuan yang dibutuhkan tidak ada, maka akan timbul kecenderungan siswa malas melanjutkan belajar.

Beragam permainan dan hal-hal menarik yang ada pada gadget bisa membuat anak terus ketagihan untuk memainkannya. Nah, bukan hanya orang dewasa, rupanya anak-anak bisa mengalami hal yang sama. Misalnya saat anak enggan pergi ikut berbelanja mingguan, enggan makan malam bersama, malas untuk membuat kue bersama-sama karena tidak mau melewati aktivitasnya dengan gadget. Sebagai orangtua, Anda sebaiknya mulai berhati-hati jika aktivitas keluarga sehari-hari tidak dapat diikuti oleh anak-anak karena ia tidak bisa dipisahkan dari gadgetnya.

Jelaskan bahwa belajar di rumah merupakan salah satu bentuk pencegahan penularan virus corona. Tempat ramai seperti sekolah dan juga ruang publik lainnya dapat meningkatkan potensi penularan virus. Anak-anak yang terbiasa belajar di sekolah dan berinteraksi dengan teman dan gurunya bakal cepat bosan ketika dipaksa sekolah di rumah dengan hanya ditemani orang tua dan gadgetnya.

Ialah FunLearning_id, salah satu produsen mainan edukatif yang mencatatkan kinerja positif selama pandemi. Novia Maulina , penggagas mainan edukasi yang terbuat dari limbah sisa kain flanel ini tak menyangka jika produk ciptaannya dapat terjual hingga 1.300 buah hanya dalam waktu four bulan setelah dirilis. Padahal, sekitar 25% dari komponen mainan masih mengandalkan impor. Kondisi tersebut lantas membuat produksi mainan anak dalam negeri ikut terimbas hingga mengalami penurunan 10-15% dibandingkan produksi tahun 2019. Sedangkan untuk utilisasi industri, menurut knowledge Asosiasi Mainan Indonesia hingga akhir Mei 2020 hanya tinggal 35%. Menurutnya, “menyapih” anak-anaknya dari gawai bukanlah hal yang mudah.